Kamis, 23 September 2010

Pesan Singkat


Terima kasih ingin ku ucap
Terima kasih yang tak terhingga
Terimaksih sedalam kasih dan sayang
Terimakasih karena aku pernah mengenalmu
Terimakasih karena kau telah melukis sekeping cerita dalam hidupku yang hanya sekali ini
Terimakasih karena malalui engkau, pernah kurasakan saat-saat dimana aku begitu bahagia
hidup penuh mimpi dan harapan, sangant bergairah, begitu dinamis
Terimakasih telah menjadi denyut nadi semangatku

Terimakasih
Tetaplah seperti ini

Selasa, 21 September 2010

sang pemenang


Terkadang hidup memang terasa pahit
Terkadang lanhkah kita semakin terjepit
Tetapi Tuhan takkan mungkin berpaling
Membiarkan diriku dirimu terbanting
Kita diciptakan untuk mencoba menhadi pejuang
Yang takkan terbuang

Kita terlahir sebagai pemenang
Itu yang harus kita pertahankan
Ayo teruslah kita berjuang
Agar semua bisa tergenggam

Jika suatu hari kau terjatuh
Genggam tanganku jangan merapuh
Jalan terjal ini kan tertempuh
Hingga habis tetes peluh
Dan nafas kita

[gesit apriyanto;hari kau terjatuh]

Sabtu, 18 September 2010

Surat Cinta Untukmu Sahabatku


Dear all,

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000
apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi
betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk
dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit
namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.
betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa
(spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau
bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola
diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh
ketika khotbah di masjid sedikit lebih lama daripada biasa.

Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur'an tapi
betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam
pertandingan atau konser namun lebih senang berada di
shaf paling belakang ketika berada di Masjid.

Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan
nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika
menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.

Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5
waktu; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam
sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang
terkandung di dalam al qur'an; namun betapa mudahnya
untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan
oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang
dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.

Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan
cepat-cepat menghadapnya namun betapa kita berani dan
lamanya untuk menghadapNya saat kumandang azan menggema.

Engkau tertawa ...? ataukah engkau berfikir-fikir ...?
Sebarkanlah surat cinta ini dan bersyukurlah kepada Allah
Yang Maha Baik, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang.