
“… Jika kamu sudah tak punyai rasa malu, maka lakukan saja apa yang kau mau “ (HR. Al Bukhari)
“ Adalah Nabi Shallallahu’Alaihi Wa Sallam lebih malu daripada seorang gadis dalam pingitan.” (HR. Al Bikhari)
Sebagaimana malu adalah mahkota Yusuf yang membuatnya agung di hadapan tipu daya Imraatul ‘Aziiz Zulaikha. Adalah malu menjadi perisai Abu Bakar Al Miski yang memakai baju besi berlumur kotoran manusia ketika seorang wanita kaya dan cantik mengajaknya berzina. Jadilah malu sebagai pakaian Rasulullah hingga beliau lebih terjaga oleh rasa itu daripada gadis dalam pingitan.
Maka belajarlah menjadi pemalu dalam masalah kesucian diri. Karena memang benar, didalam hati yang selalu merasa diawasi Allah akan muncul rasa malu yang sangat kepada Nya. Ah, sungguh betapa dekatnya rasa malu dengan aroma Surga.

